Cemburu Buta Berujung Maut, Pria di Empat Lawang Habisi Sahabat Sendiri

EMPAT LAWANG41 Dilihat

Empat Lawang – Dugaan perselingkuhan berujung maut terjadi di Desa Gunung Meraksa Lama, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Seorang pria berinisial A tewas mengenaskan setelah terlibat perkelahian berdarah dengan sahabat dekatnya sendiri, Idham.

Peristiwa tragis tersebut dipicu rasa cemburu pelaku yang menduga korban memiliki hubungan terlarang dengan istrinya. Kecurigaan itu disebut telah lama dipendam pelaku hingga akhirnya memuncak pada malam kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Idham meminta korban datang ke rumahnya melalui pintu belakang. Namun sesaat setelah korban tiba, pelaku diduga langsung melakukan penyerangan menggunakan tombak.

Korban sempat melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian sengit di dalam rumah pelaku. Dalam peristiwa itu, korban dihujani sejumlah tikaman hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka serius yang dideritanya.

Usai kejadian, pelaku langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari pengakuan pelaku, korban diketahui merupakan sahabat dekatnya sendiri yang selama ini sering datang bahkan beberapa kali menginap di rumahnya.

Kabag Ops Polres Empat Lawang, Kompol Nusirwan menjelaskan, motif tindak pidana tersebut diduga dipicu rasa cemburu pelaku atas dugaan perselingkuhan antara korban dan istrinya.

“Pelaku sudah lama curiga terhadap hubungan korban dengan istrinya. Pada malam kejadian, pelaku meminta telepon genggam istrinya untuk memastikan dugaan perselingkuhan tersebut,” ujarnya.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau, satu tombak, dan pakaian korban yang berlumuran darah.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Empat Lawang dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 458 KUHP junto Pasal 459 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga pidana mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *