Empat Lawang — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Pasemah Air Keruh menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di Desa Padang Gelai, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 WIB ini menjadi momentum bagi Polri untuk menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
Di tengah hiruk-pikuk tugas pengamanan dan penegakan hukum, jajaran Polsek Pasemah Air Keruh menyempatkan diri untuk turun langsung ke tengah warga. Bantuan berupa bingkisan sembako, Al-Qur’an, dan buku Iqra disalurkan kepada Ustadzah serta para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Muttaqin. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Samsiar (64), selaku pengelola TPA setempat.
Kapolsek Pasemah Air Keruh, Iptu Adin Riyanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dedikasi Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda yang berakhlak dan memiliki pondasi agama yang kuat.
“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pendidikan dan pembinaan keagamaan. Kami ingin hadir lebih dekat dengan warga, terutama dalam momen bersejarah Hari Bhayangkara ke-80 ini,” ujar Iptu Adin saat ditemui di lokasi kegiatan.
Antusiasme warga terlihat jelas menyambut kedatangan petugas kepolisian. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Warga setempat mengapresiasi kepedulian Polsek Pasemah Air Keruh yang dinilai tidak hanya fokus pada tugas pokok, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin,” ucap Samsiar dengan mata berbinar.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema kebersamaan dan pengabdian kepada negeri. Dengan semangat hari jadi yang ke-80, Polri berkomitmen untuk terus hadir dan mengabdi, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun peradaban bangsa melalui kepedulian sosial dan keagamaan. (CNN INDONESIA/***)
—
Baksos Polsek Pasemah Air Keruh di Hari Bhayangkara ke-80: Sentuhan Hati untuk Generasi Qurani
Empat Lawang, Tempo — Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban, Polsek Pasemah Air Keruh menyisihkan waktu untuk berbagi dengan masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bertempat di Desa Padang Gelai, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa Polri memiliki sisi humanis yang tak kalah penting dari tugas penegakan hukum.
Pada Kamis (18/6/2026) sore, personel Polsek Pasemah Air Keruh menyalurkan bantuan berupa sembako, Al-Qur’an, dan buku Iqra kepada Ustadzah dan santri TPA Al-Muttaqin. Bantuan diserahkan langsung kepada Samsiar, pengelola TPA yang telah mengabdikan diri mendidik anak-anak di desa tersebut.
Kapolsek Pasemah Air Keruh, Iptu Adin Riyanto, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pemilihan TPA sebagai sasaran baksos bukan tanpa alasan. Menurutnya, membangun generasi muda sejak dini dengan pondasi agama yang kuat adalah investasi jangka panjang bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan tercipta jika masyarakat memiliki moral dan akhlak yang baik. Melalui TPA inilah kami menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus keagamaan. Semoga dengan bantuan ini, anak-anak semakin semangat belajar Al-Qur’an,” ujar Iptu Adin kepada Tempo.
Samsiar, pengelola TPA yang sudah sepuh itu, mengaku terharu. Selama ini ia dan para santri hanya mengandalkan swadaya. “Bantuan ini sangat berarti. Apalagi ada Al-Qur’an dan Iqra baru untuk anak-anak. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak polisi,” katanya dengan suara bergetar.
Warga sekitar yang menyaksikan kegiatan itu pun memberikan apresiasi positif. Mereka menilai Polsek Pasemah Air Keruh telah menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya tegas, tetapi juga peduli.
Kegiatan yang berlangsung selama sekitar dua jam ini berakhir dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Bakti sosial ini menjadi salah satu rangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengingatkan publik bahwa di balik seragam cokelat, ada hati yang siap mengabdi untuk rakyat.






