EMPAT LAWANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur terkait, mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), TNI, Kementerian Agama (Kemenag), Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumatera Selatan, hingga perwakilan insan pers.
Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam melakukan pengawasan terhadap perkembangan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di Kabupaten Empat Lawang.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai pihak menyampaikan pandangan dan masukan terkait pola pengawasan serta langkah-langkah antisipatif terhadap potensi munculnya paham atau aliran yang dinilai menyimpang dari ketentuan yang berlaku.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Empat Lawang, Ricky Indra Gunawan, menegaskan bahwa Tim PAKEM akan terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh instansi terkait guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini mengenai perkembangan aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan di masyarakat.
Menurut Ricky, peran aktif seluruh elemen, termasuk tokoh agama, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendeteksi secara dini apabila ditemukan indikasi adanya dugaan aliran sesat atau ajaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan dan pembaruan informasi secara berkala. Jika terdapat dugaan aliran yang menyimpang atau berpotensi mengganggu ketertiban umum, maka akan dilakukan kajian dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Kejari Empat Lawang berharap pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan keagamaan dapat berjalan lebih efektif, sehingga stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, serta ketenteraman masyarakat di Kabupaten Empat Lawang tetap terjaga.






