Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Teralis Ventilasi Diduga Digergaji Selama Empat Hari

EMPAT LAWANG – Ruang tahanan Mapolres Empat Lawang kembali menjadi sorotan setelah empat tahanan berhasil melarikan diri pada Selasa dini hari, 2 Juni 2026. Aksi kabur tersebut diduga dilakukan secara terencana dengan memanfaatkan ventilasi udara yang berada di bagian atas sel tahanan.

Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 02.00 WIB ketika petugas piket melakukan pemeriksaan rutin terhadap penghuni sel. Saat tiba di kamar nomor 2, petugas mendapati jumlah tahanan tidak sesuai dengan data yang tercatat. Dari lima penghuni sel, hanya satu orang yang masih berada di dalam ruangan.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan teralis besi ventilasi dalam kondisi rusak dan berlubang. Celah tersebut diduga menjadi akses pelarian para tahanan yang kemudian keluar dengan bantuan kain yang diikat dan digunakan sebagai alat untuk memanjat.

Empat tahanan yang melarikan diri diketahui berasal dari kasus berbeda, mulai dari perkara narkotika hingga tindak pidana umum. Sementara satu tahanan lainnya memilih tetap berada di dalam sel dan menjadi saksi awal terungkapnya peristiwa tersebut.

Keterangan yang diperoleh dari tahanan yang tidak ikut kabur mengungkap fakta mengejutkan. Upaya menjebol ventilasi disebut telah dilakukan secara bertahap selama empat hari terakhir.

Para tahanan diduga menggesek teralis besi sedikit demi sedikit hingga akhirnya terbentuk lubang yang cukup besar untuk digunakan meloloskan diri.

Fakta tersebut menimbulkan pertanyaan terkait sistem pengawasan di dalam rumah tahanan. Sebab, proses perusakan besi ventilasi yang berlangsung selama beberapa hari disebut tidak terdeteksi hingga para tahanan berhasil meninggalkan sel.

Usai menerima laporan, jajaran Polres Empat Lawang langsung bergerak melakukan pengejaran dan penyisiran ke sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian para tahanan.

Hingga berita ini diturunkan pihak, Polres Empat Lawang belum memberikan pernyataan resmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *