Teri Nasi Merak Belantung Tembus Pasar Dunia, Tradisi Pesisir yang Bertahan di Tengah Keterbatasan

Ekonomi, Ekspor23 Dilihat

TIME IN, Lampung Selatan – Di balik hamparan pesisir Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, tersimpan denyut ekonomi masyarakat yang telah berlangsung turun-temurun. Aroma laut yang khas berpadu dengan kesibukan para pengrajin yang setiap hari mengolah teri nasi atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai teri Medan.

Meski masih mengandalkan cara-cara tradisional, produk perikanan dari desa pesisir ini justru mampu bersaing di pasar internasional. Teri nasi Merak Belantung kini menjadi komoditas ekspor yang rutin dikirim ke sejumlah negara seperti Arab Saudi, Jepang, China, hingga Taiwan.

Aktivitas pengolahan dimulai sejak ikan hasil tangkapan nelayan tiba di daratan. Tanpa menunggu lama, ikan teri segar langsung direbus menggunakan besek bambu, metode tradisional yang hingga kini tetap dipertahankan para pengrajin.

Bagi mereka, cara tersebut bukan sekadar warisan leluhur, melainkan bagian penting untuk menjaga kualitas produk. Proses pengolahan yang cepat setelah penangkapan membuat ikan tetap berwarna bening, tidak mudah patah, serta memiliki mutu yang sesuai standar pasar ekspor.

Salah satu pengrajin teri di Merak Belantung, Hermansyah, mengatakan kualitas teri asal Lampung masih menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia dan terus diminati pasar luar negeri.

“Ikan teri Lampung ini termasuk nomor satu dan hasilnya untuk ekspor,” kata Hermansyah, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, kualitas produk yang terjaga menjadi alasan utama tingginya permintaan dari sejumlah negara.

“Ikan teri ini dikirim ke Arab, Jepang, China, dan Taiwan karena kualitasnya bagus, tidak patah, bening, dan saat ditangkap langsung diolah sehingga mutunya tetap terjaga,” ujarnya.

Laut Bersih Jadi Modal Utama

Keunggulan teri nasi Merak Belantung tidak hanya ditentukan oleh keterampilan para pengrajin. Kondisi perairan Selat Sunda yang masih relatif bersih menjadi faktor penting yang mendukung kualitas hasil tangkapan nelayan.

Air laut yang belum banyak terpapar pencemaran membuat ikan teri memiliki warna lebih putih, bersih, dan daya simpan yang lebih baik dibandingkan produk sejenis dari daerah lain.

Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan pesisir juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas tersebut. Bagi warga Merak Belantung, laut bukan hanya sumber mata pencaharian, tetapi juga aset yang harus dijaga keberlanjutannya.

Kepala Desa Merak Belantung, Joni Arizon, menegaskan para pengrajin di wilayahnya tetap mempertahankan proses produksi yang alami tanpa menggunakan bahan kimia.

“Kualitasnya nomor satu, mulai dari Medan, Merak hingga Lampung Selatan,” ujar Joni.

Ia menjelaskan, kualitas perairan Selat Sunda yang masih baik membuat hasil tangkapan nelayan memiliki mutu tinggi. Selain itu, proses pengolahan yang dilakukan segera setelah ikan ditangkap menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas teri.

Permintaan Tinggi, Produksi Masih Bergantung Cuaca

Di tengah tingginya permintaan pasar ekspor, para pengrajin masih menghadapi persoalan klasik yang belum terselesaikan, yakni ketergantungan pada kondisi cuaca.

Musim hujan kerap menjadi hambatan utama dalam proses pengeringan. Ketika sinar matahari berkurang, waktu penjemuran menjadi lebih lama sehingga produksi menurun dan pengiriman pesanan tidak selalu dapat dilakukan sesuai target.

Kondisi tersebut membuat para pengrajin berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, khususnya dalam bentuk bantuan sarana produksi.

Mesin oven pengering dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas produksi sepanjang tahun. Selain itu, akses pembiayaan melalui kredit usaha dengan bunga ringan juga diharapkan dapat membantu pengrajin meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Bagi masyarakat Merak Belantung, usaha pengolahan teri bukan sekadar aktivitas ekonomi. Di dalamnya tersimpan tradisi, identitas pesisir, sekaligus harapan agar produk lokal Lampung terus mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di pasar dunia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *