Pemudik Asal Jambi Keluhkan Macet Parah Jalur Jambi–Palembang, Perjalanan 3 Jam Jadi 12 Jam

Mudik 202652 Dilihat

TIME IN, Lampung Selatan – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau H-5, pemudik dari luar Provinsi Lampung mulai berdatangan di Pelabuhan Bakauheni, Senin pagi (16 Maret 2026).

Salah satu pemudik roda empat asal Jambi, Ramdani, menceritakan pengalamannya selama perjalanan menuju pelabuhan sebelum melanjutkan perjalanan ke Solo.

Menurut Ramdani, perjalanan dari Palembang menuju Bakauheni relatif lancar karena menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera yang mempercepat waktu tempuh serta membantu menghindari kemacetan.

“Untuk perjalanan lancar, apalagi dari Palembang ke Bakauheni karena lewat tol,” ujarnya.

Namun, sebelum tiba di Palembang, ia dan keluarganya sempat terjebak kemacetan parah di jalur lintas Sumatera ruas Jambi–Palembang. Perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu sekitar tiga jam, justru molor hingga mencapai 12 jam.

“Tapi kami terjebak macet di Jambi–Palembang. Biasanya 3 jam, tapi menjadi 12 jam,” keluhnya.

Ia menjelaskan, kemacetan disebabkan oleh kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang, ditambah banyaknya kendaraan besar seperti truk fuso dan tronton yang melintas secara konvoi. Situasi Situasi diperparah oleh kendaraan mogok dan kecelakaan lalu lintas di beberapa titik.

“Jalan Jambi–Palembang macet karena jalan berlubang dan bergelombang, serta banyak kendaraan fuso dan tronton yang konvoi. Ditambah ada kecelakaan dan mobil mogok,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dari Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB) atau H-6, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 46.641 orang. Angka tersebut meningkat 14,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 39.708 orang.

Untuk kendaraan yang menyeberang tercatat:

Sepeda motor: 5.996 unit

Kendaraan roda empat: 10.705 unit

Truk: 2.237 unit

Bus: 852 unit

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-6 mencapai 9.092 unit, atau meningkat 17,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *