Empat Lawang — Di saat pemerintah pusat dan daerah berlomba-lomba mengerem belanja demi efisiensi anggaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang justru mengambil langkah kontroversial. Mereka menggelar kegiatan di luar kota, tepatnya di sebuah hotel berbintang di Lubuk Linggau, selama tiga hari penuh.
Acara tersebut diketahui di gelar sejak 22 Juli sampai 24 juli.
Berdasarkan foto yang beredar di masyarakat, kegiatan tersebut mengusung tema “Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.” Acara yang tampak eksklusif ini mewajibkan setiap Puskesmas se-Kabupaten Empat Lawang untuk mengirimkan 2 hingga 4 orang peserta. Dengan total 10 Puskesmas, setidaknya ada puluhan orang yang dikarantina di hotel mewah tersebut.
Masyarakat menilai acara serupa bisa digelar di Empat Lawang dengan biaya yang jauh lebih murah. Tidak perlu biaya transportasi lintas kota dan sewa kamar hotel bintang sekelas Balrom.
“Kalau tujuannya koordinasi, kenapa tidak di aula pemkab atau hotel di Empat Lawang saja? Ini janggal. Masyarakat jadi bertanya-tanya, siapa yang paling diuntungkan dengan pemilihan lokasi ini?” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinkes Empat Lawang masih belum memberikan jawaban resmi terkait besaran anggaran yang dikeluarkan serta alasan logis di balik pemilihan lokasi hotel di Lubuk Linggau. Publik kini menantikan transparansi, apakah kegiatan ini benar-benar berdampak pada penurunan angka penyakit, atau hanya sekadar “jalan-jalan” yang dibungkus koordinasi.
