Pemkab Empat Lawang Hibahkan Lahan untuk Gudang Bulog, Perkuat Cadangan Pangan Daerah

Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi menghibahkan lahan kepada Perum Bulog sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. Penyerahan hibah tersebut dilakukan secara simbolis di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (9/4/2026), ditandai dengan penyerahan dokumen oleh Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, kepada Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto.

Langkah ini menjadi titik awal realisasi pembangunan gudang beras yang selama ini menjadi kebutuhan strategis daerah. Pemerintah kabupaten menilai keberadaan fasilitas penyimpanan tersebut akan berdampak langsung terhadap stabilitas pasokan pangan, sekaligus memberi ruang penguatan ekonomi masyarakat, khususnya petani.

Joncik menyebut, gudang Bulog nantinya akan menjadi elemen penting dalam menjaga ketersediaan beras, terutama saat terjadi gangguan distribusi atau kondisi darurat. Dengan adanya stok di wilayah sendiri, pemerintah daerah dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan terukur.

Ia juga memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung proyek tersebut, termasuk penyediaan lahan yang sesuai dengan kebutuhan teknis pembangunan.

Di sisi lain, pihak Perum Bulog menyambut baik hibah lahan tersebut. Sudarsono menilai langkah Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BUMN dalam memperkuat infrastruktur pangan nasional.

Menurutnya, setelah proses hibah selesai, tahapan berikutnya adalah pengajuan pertimbangan teknis ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selanjutnya, rencana pembangunan akan dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian, termasuk bersama kementerian koordinator bidang pangan.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pembangunan gudang beras tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dan dapat rampung pada akhir tahun 2026.

Kehadiran gudang Bulog di Empat Lawang diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi beras, menjaga ketersediaan stok, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi krisis pangan di masa mendatang.