TIME IN, Lampung Selatan – Banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Provinsi Lampung yang mati membuat para pemudik merasa cemas. Kondisi tersebut bahkan dinilai dapat membahayakan pemudik yang melintas pada malam hari.
Ratusan LPJU tersebut diketahui sudah tidak lagi menyala atau rusak sejak tahun 2018 lalu. Hingga kini, lampu-lampu tersebut dibiarkan tanpa perbaikan. Padahal, Jalinsum merupakan jalur utama yang ramai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat saat arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri.
Berdasarkan pantauan di sepanjang Jalinsum, mulai dari pintu keluar Pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan Kabupaten Way Kanan, sekitar 70 persen lampu penerangan jalan dilaporkan tidak berfungsi. Bahkan, beberapa perangkat LPJU dilaporkan hilang.
Tidak hanya di Jalinsum, kondisi serupa juga terjadi di jalur lintas timur. Diperkirakan hampir 90 persen LPJU di jalur tersebut tidak menyala, bahkan sebagian hanya menyisakan tiang besi yang menjulang tanpa lampu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat dikonfirmasi di aula depan Kantor PT ASDP Cabang Bakauheni mengatakan bahwa pemerintah akan segera merealisasikan perbaikan penerangan jalan dalam waktu dekat.
Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan keselamatan para pemudik yang melintas di jalan arteri di Provinsi Lampung.
“Ini Pak Kadis mengatakan akan merealisasikan LPJU besok hidup, agar pemudik yang melintas di Lampung bisa lebih aman,” ujar Mirza.
Gubernur Lampung yang kerap disapa Yai Mirza mengatakan tersebut secara spontan setelah salah satu pejabat Pemerintahan Provinsi Lampung membisikan kepada Rahmad Mirzani Dzausal saat memberikan keterangan kepada awak media.



