SPBU di Empat Lawang Dikepung Ratusan Motor dan Mobil, BBM Subsidi Sulit Didapat

Empat Lawang – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite kembali melanda wilayah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Kondisi ini memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi, yang telah berlangsung selama sepekan terakhir.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan mengular hingga ke bahu jalan di dua titik SPBU, yaitu di kawasan Talang Gunung dan Talang Banyu . Para pengendara terpaksa mengorbankan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut .

Kelangkaan Pertalite ini berdampak signifikan pada aktivitas ekonomi warga, terutama para pengemudi ojek dan pekerja harian yang menggantungkan hidup pada kendaraan bermotor .

“Sudah sepekan ini susah dapat Pertalite. Saya sampai antre lebih dari satu jam, tapi saat giliran tiba, BBM malah habis. Kami ini kerja di jalan, kalau BBM susah, mau cari nafkah jadi serba salah,” keluh Jaya, seorang tukang ojek di Tebing Tinggi.

Keluhan serupa disampaikan oleh sejumlah warga yang terpaksa membeli BBM non-subsidi jenis Pertamax dengan harga lebih tinggi. Harga Pertamax saat ini tercatat sebesar Rp15.950 per liter .

Sementara itu, dugaan peredaran BBM ilegal turut menjadi sorotan warga. Beberapa pengendara mengeluhkan kualitas BBM yang diduga oplosan dari pengecer, yang berpotensi merusak kendaraan .

Situasi ini mendorong warga berharap pemerintah daerah dan Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan pasokan BBM bersubsidi agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali normal .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *