Ratusan Pekerja Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Terancam Pengangguran

Uncategorized43 Dilihat

Lampung – Ratusan pekerja outsourcing yang bertugas di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) kini diliputi keresahan. Pasalnya, masa kontrak kerja mereka akan berakhir pada pertengahan Juni 2026, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai perpanjangan kontrak maupun keberlanjutan pekerjaan mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya hampir 400 pekerja yang terdiri dari petugas pelayanan, keamanan (security) dan bahkan petugas kebersihan (cleaning service) masih menunggu keputusan dari pengelola ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar melalui PT Bakauheni Terbanggi Besar Tol (BTB).

Sejumlah pekerja mengaku mulai khawatir karena hingga saat ini belum ada penawaran kontrak baru sebagaimana yang biasa dilakukan pada periode-periode sebelumnya.

“Ya kami khawatir karena sampai sekarang belum ada penawaran kontrak baru. Kami berharap nasib kami bisa segera dipastikan oleh pihak pengelola jalan tol,” ujar salah seorang pekerja yang ditemui di salah satu rest area Tol Bakter.

Menurutnya, sebagian besar pekerja merupakan warga yang tinggal di sekitar ruas tol dan menggantungkan penghasilan keluarga dari pekerjaan tersebut.

“Apalagi kami memang warga sekitar tol. Penghasilan kami bergantung dari pekerjaan di sini,” katanya.

Ia juga mengaku heran karena hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait keberlanjutan kontrak kerja mereka.

“Biasanya satu bulan sebelum kontrak habis sudah ada informasi atau perpanjangan. Tapi sekarang belum ada kejelasan sama sekali,” tambahnya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja, terutama menjelang berakhirnya masa kontrak yang tinggal beberapa hari lagi. Mereka berharap pihak perusahaan maupun pengelola jalan tol segera memberikan kepastian agar para pekerja dapat mempersiapkan langkah selanjutnya.

Persoalan ini dinilai tidak hanya menyangkut hubungan kerja, tetapi juga berdampak pada keberlangsungan ekonomi ratusan keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari pekerjaan di lingkungan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Menanggapi keluhan ratusan pekerja di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung dalam waktu dekat akan memanggil pihak perusahaan untuk meminta penjelasan terkait persoalan yang dikeluhkan para pekerja.

Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Lampung, Heru Elthano Kinantan, mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait status hubungan kerja para pekerja.

“Akan kami cek terlebih dahulu status hubungan kerjanya, kapan berakhirnya, serta apakah hak-hak para pekerja sudah terpenuhi atau belum,” kata Heru dikutip dari medinas lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *