Laporan Tawuran di Tulung Agung Pringsewu Ternyata Lomba Lari, Polisi Pastikan Situasi Aman

PRINGSEWU24 Dilihat

TIME IN, Pringsewu – Laporan warga tentang dugaan tawuran yang melibatkan ratusan pemuda di wilayah Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, membuat polisi bergerak cepat ke lokasi. Namun setelah dilakukan pengecekan, kegiatan tersebut ternyata hanyalah lomba lari antar pemuda.

Peristiwa itu bermula saat layanan Call Center 110 Polres Pringsewu menerima laporan warga pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB. Pelapor mengaku resah melihat banyak pemuda berkumpul di jalan penghubung Pekon Tulung Agung dan Pekon Tegalsari yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim PAMAPTA 1 yang dipimpin Ipda Dony Akhmad Priadi bersama personel piket fungsi Samapta, Reskrim, dan Propam langsung menuju lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga : Pemkab Pringsewu Gelar Safari Ramadan & Ngopi Serasi Ke-17 Di Pujiharjo Pagelaran

“Begitu menerima laporan, kami segera bergerak ke lokasi guna memastikan situasi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Ipda Dony mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati kondisi sudah kondusif. Kelompok pemuda yang sebelumnya dilaporkan telah dibubarkan lebih dulu oleh Bhabinkamtibmas bersama warga setempat.

Hasil penelusuran polisi memastikan kegiatan tersebut bukan tawuran, melainkan lomba lari yang diikuti pemuda dari beberapa wilayah sekitar.

Baca Juga : Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Pantau Dua Ritel Modern di Pringsewu

Meski demikian, kepolisian tetap memberikan imbauan agar kegiatan positif dilakukan dengan memperhatikan waktu dan lokasi supaya tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami mendukung aktivitas positif generasi muda. Namun sebaiknya dikoordinasikan dengan aparat setempat dan mempertimbangkan situasi lingkungan,” tegasnya.

Polisi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan 110. Ia mengingatkan agar layanan tersebut digunakan secara bijak dan tidak untuk main-main, karena seluruh data dan lokasi penelepon tercatat otomatis dalam sistem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *