Safari Ramadan Perdana di Ambarawa, Bupati Pringsewu Dengarkan Langsung Aspirasi Warga

Pringsewu – TIME IND – Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengawali kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 di Kecamatan Ambarawa. Kegiatan ini dirangkai dengan program Ngopi Serasi (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi) dan berlangsung di Masjid Anwarul Huda, Pekon Kresnomulyo, Senin (23/2/2026).

Safari Ramadan dan Ngopi Serasi tersebut dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Wakil Bupati Umi Laila jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, DPRD, Forkopimda, unsur kecamatan dan pekon, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai setelah salat Ashar dengan dialog bersama warga, tausiyah, berbuka puasa bersama, serta salat Maghrib berjamaah. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama tokoh masyarakat, dan diakhiri dengan salat Isya serta Tarawih berjamaah.

Baca Juga : Genap Setahun Pimpin Kabupaten Pringsewu, Ini Deretan Capaian Riyanto–Umi

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Pringsewu juga menyerahkan bantuan untuk rumah ibadah, lembaga keagamaan, serta bantuan sosial lainnya.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan, ketenangan hati, serta semakin memperkuat keimanan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga menjadikan bulan suci sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, program Ngopi Serasi yang telah memasuki edisi ke-15 menjadi sarana diskusi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Saya yakin kegiatan ini memberi manfaat besar bagi kita semua, karena selain menjalin kedekatan dengan masyarakat, juga memberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada pemangku kebijakan di Kabupaten Pringsewu, dalam rangka mewujudkan Pringsewu yang lebih baik ke depan,” ujar Riyanto.

Baca Juga : Bupati Joncik Muhammad Pererat Silaturahmi Lewat Safari Ramadan di Muara Pinang

Menanggapi aspirasi salah satu warga, Bupati Pringsewu mengungkapkan bahwa pemerintah daerah melalui kebijakan efisiensi anggaran tetap mampu membangun sejumlah infrastruktur, termasuk beberapa ruas jalan, meskipun terjadi pengurangan dana transfer daerah hingga Rp184 miliar.

Selain itu, Kabupaten Pringsewu juga berhasil memperoleh pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Banyumas hingga Way Kunyir sepanjang kurang lebih 13 kilometer. Ruas tersebut menjadi IJD terpanjang di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Pemkab Pringsewu akan terus mengejar program Inpres Jalan Daerah ke pemerintah pusat. Saat ini kami telah menyiapkan sekitar 15 proposal yang akan diperjuangkan di tingkat pusat. Meskipun ada efisiensi, mudah-mudahan pada tahun 2027 pemerintah pusat dapat melakukan relaksasi sehingga postur anggaran daerah bisa dikembalikan,” pungkasnya. (*)