PALEMBANG — Kabupaten Empat Lawang kembali mencuri perhatian di tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Di tengah tuntutan publik terhadap transparansi pemerintahan, daerah yang berada di wilayah perbatasan ini justru tampil sebagai salah satu contoh keterbukaan informasi publik dengan meraih predikat Kabupaten Informatif dalam ajang penganugerahan keterbukaan informasi publik yang digelar Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam seremoni resmi di Griya Agung, Palembang, Jumat (13/2/2026). Pemerintah Kabupaten Empat Lawang diwakili Wakil Bupati A. Rifai yang menerima penghargaan sebagai simbol keberhasilan kolektif jajaran pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang terbuka.
Dalam sambutannya, A. Rifai menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan hasil dari upaya panjang membangun budaya transparansi di lingkungan pemerintahan. Ia menyebut keterbukaan informasi sebagai fondasi penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan jalannya pemerintahan yang akuntabel.
Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus berbenah dalam pelayanan informasi publik. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menghadirkan akses informasi yang cepat, mudah, dan tepat agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam proses pembangunan.
Ia juga mengingatkan agar penghargaan ini tidak menjadi pencapaian sesaat. Seluruh OPD diminta terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, sebab keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Dengan raihan predikat Kabupaten Informatif, Empat Lawang semakin menegaskan langkahnya menuju tata kelola pemerintahan modern yang transparan dan partisipatif. Pemerintah daerah berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah terus terjaga, sehingga prestasi ini menjadi titik awal menuju pelayanan publik yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.






