TIME IND – Minum air putih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kelangsungan fungsi tubuh manusia. Air berperan menjaga keseimbangan cairan, membantu proses metabolisme, melancarkan pencernaan, serta mendukung kinerja berbagai organ vital. Namun, tidak hanya jumlah air yang dikonsumsi yang perlu diperhatikan, cara minum juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan.
Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan masyarakat adalah minum sambil berdiri, baik karena terburu-buru, aktivitas padat, maupun dianggap lebih praktis. Padahal, kebiasaan ini terlihat sepele tetapi berpotensi menimbulkan dampak kurang baik bagi tubuh jika dilakukan secara terus-menerus.
Secara medis, posisi tubuh saat minum memengaruhi cara cairan masuk dan diserap oleh tbuh. Minum sambil berdiri membuat air mengalir lebih cepat ke lambung tanpa melalui proses penyesuaian yang optimal. Kondisi ini dapat mengganggu kerja organ pencernaan dan berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Baca Juga :Rohmansyah Mundur dari NasDem Pringsewu Setelah 12 Tahun Mengabdi
Berikut lima bahaya minum sambil berdiri:
1. Mengganggu sistem pencernaan
Minum sambil berdiri membuat air masuk ke lambung dengan cepat tanpa proses adaptasi yang optimal. Kondisi ini dapat mengganggu kerja lambung dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan.
2. Berisiko menyebabkan iritasi lambung
Air yang langsung menghantam dinding lambung dapat memicu iritasi, terutama jika dilakukan secara berulang atau pada orang yang memiliki riwayat gangguan asam lambung.
3. Meningkatkan risiko tersedak
Dalam posisi berdiri, kontrol otot saat menelan tidak sebaik saat duduk. Hal ini meningkatkan risiko air masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan tersedak.
4. Membebani kinerja ginjal
Aliran cairan yang terlalu cepat dapat memengaruhi proses penyaringan di ginjal, sehingga fungsi ginjal tidak bekerja secara maksimal.
5. Penyerapan cairan tidak optimal
Tubuh lebih mudah menyerap cairan saat berada dalam kondisi rileks. Minum sambil berdiri membuat penyerapan air kurang maksimal dibandingkan minum sambil duduk.
Baca Juga : Polres Tanggamus Rilis Akhir Tahun 2025, Kriminalitas dan Kasus Narkoba Meningkat
Selain memahami bahaya minum sambil berdiri, masyarakat juga perlu mengetahui cara minum yang tepat agar manfaat air putih dapat dirasakan secara maksimal. Posisi duduk dianjurkan saat minum karena membantu tubuh berada dalam kondisi lebih rileks sehingga proses penyerapan cairan berjalan optimal.
Minum air putih sebaiknya dilakukan seciluara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Hindari menenggak air dalam jumlah banyak sekaligus. Gunakan air dengan suhu normal agar lambung tidak mengalami kejutan suhu. Selain itu, membiasakan berhenti sejenak saat minum dan memberi jeda antar tegukan dapat membantu kerja organ pencernaan.
Dengan membiasakan cara minum yang benar, tubuh tidak hanya terhindar dari gangguan pencernaan, tetapi juga dapat menjaga kesehatan organ vital dalam jangka panjang. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi langkah kecil namun penting dalam menjaga kesehatan sehari-hari.
